HANDLE WITH CARE : NOVEL PENUH AIRMATA



Saya nggak pernah membuat review novel, tapi khusus untuk yang ini saya merasa harus menulisnya.

Ini adalah satu-satunya novel yang sukses membuat saya menangis sejak prolog. Makin terus baca, makin sulit menyelesaikan karena keburu terisak-isak duluan. Dan seumur-umur nggak ada novel yang sanggup membuat saya luber airmata, selain novel ini.

Handle with Care berkisah tentang anak dengan penyakit kelainan tulang. Jika tulang manusia itu keras, tulang si Willow dikisahkan mirip seperti gabus yang mudah patah. Bayangkan saja, waktu di dalam perut, si janin sudah mengalami patah tulang! Si Ibu bersikeras untuk tidak menggugurkan anak ini, walaupun ia tahu bahwa akan ada jutaan tulang patah di kemudian hari.

Kenyataannya meski badannya kecil (keseringan patah tulang), si Willow tumbuh jadi anak yang cerdas. Tapi Ibu dan Bapaknya mengalami banyak problem di finansial, sampai akhirnya si Ibu nekad mengambil keputusan gila.

Si Ibu menuntut dokter kandungan, karena tidak mendeteksi cacad janin lebih awal. Jika dideteksi sejak dini, dia mengaku akan menggugurkan kandungan.

Tentu ini cuma alasan supaya mendapat uang. Tapi bayangkan bagaimana perasaan si Willow sendiri. Bagaimana si ibu menghadapi opini publik : Ada ibu gila yang bilang kalau anaknya sebaiknya tidak lahir?

Problem tambahan : Dokter kandungan yang dituntut adalah teman baiknya sendiri.

Sounds too much ya? Tapi beneran deh... Jodi Picoult mengolahnya dengan sangat-sangat bagus!
Rekomended baca buku ini... Beneran! :-)

Komentar