ME AND MY INSOMNIA

Barusan membaca twit teman yang sangaaaaat takut nggak bisa tidur (lagi). And i think to myself : Welcome to the land of insomnia, my friend. Its a beautifull world. And absolutely nothing to worry about.



Secara teori (baca : teori ranah Utopia, where I live), waktu 24 jam sehari sangat2 sempit. Makanya kehilangan 25% dari waktu tersebut kok rasanya sayang amat.

Anggap gaji deh. Misal : gaji kita seratus juta. Dikorting 25% kan banyak! Rugi beneeerr.

Makanya saya nggak pernah rela waktu saya dihabiskan untuk tidur. Meskipun tidur itu butuh, dan kurang tidur mengurangi konsentrasi karena lelah, kebanyakan tidur kok rasanya membuang waktu secara percuma. Lebih rela kurang tidur, asal kerjaan yang butuh digarap bisa selesai.

Anyway... I'm enjoying my sleepless nights :) hehehehe....

Komentar