Dua tahun yang lalu, saya menikmati hidup nyaman sebagai "eksekutif muda" di lantai 20 kawasan Sudirman. Pakai baju bagus, duduk di meja bagus dengan AC dingin. Punya fasilitas parkir, jaminan kesehatan, bahkan ganti kacamata pun gratis.
Tapi saya nggak bersyukur seperti sekarang...
Sekarang mungkin penghasilan saya jauh lebih nggak pasti daripada tempo hari. Jas dan baju kerja perlente sudah saya tinggalkan. Makan cukup sederhana. Coffeebean tiap siang digantikan dengan kopi seharga 2500 perak di warung. Jam kerja pun sampai malam, demi proyek yang harus diselesaikan.
Tapi saya bersyukur... banget!
Bersyukur bahwa Tuhan telah memberikan saya pekerjaan, dan mengimani bahwa apapun yang diberikan pada saya itulah yang terbaik. Saya udah pernah kejeblos karena merencanakan karir saya sendiri, makanya sejak itu saya kapok. Berserah aja, pasrah aja.
Buat orang yang punya banyak mimpi seperti saya, it's best to leave it up to God!
Daripada mumet. There's nothing you can do anyway. it's all in the hands of God.
And amazing ya. Bagaimana Tuhan membolak-balik kehidupan saya demikian dramatis dalam dua tahun belakangan ini, sampai saya bisa mikir : Hey! shame on you for not being thankfull while you're on top.
Anyhow... anyway...
*tarik napas panjang*
bersyukur... Bersyukur... Bersyukur ^^
Tapi saya nggak bersyukur seperti sekarang...
Sekarang mungkin penghasilan saya jauh lebih nggak pasti daripada tempo hari. Jas dan baju kerja perlente sudah saya tinggalkan. Makan cukup sederhana. Coffeebean tiap siang digantikan dengan kopi seharga 2500 perak di warung. Jam kerja pun sampai malam, demi proyek yang harus diselesaikan.
Tapi saya bersyukur... banget!
Bersyukur bahwa Tuhan telah memberikan saya pekerjaan, dan mengimani bahwa apapun yang diberikan pada saya itulah yang terbaik. Saya udah pernah kejeblos karena merencanakan karir saya sendiri, makanya sejak itu saya kapok. Berserah aja, pasrah aja.
Buat orang yang punya banyak mimpi seperti saya, it's best to leave it up to God!
Daripada mumet. There's nothing you can do anyway. it's all in the hands of God.
And amazing ya. Bagaimana Tuhan membolak-balik kehidupan saya demikian dramatis dalam dua tahun belakangan ini, sampai saya bisa mikir : Hey! shame on you for not being thankfull while you're on top.
Anyhow... anyway...
*tarik napas panjang*
bersyukur... Bersyukur... Bersyukur ^^
Komentar
Posting Komentar