I looove Mas Hopkins!!



Ada sejuta alasan kenapa gue cinta matiii sama Anthony Hopkins. selain aktingnya yg ciamik, mukanya yg kebapakan & simpatik.

Gue suka mas Hopkins karena dia mengajari gue banyak hal tentang hidup.

At least lima dari sekian banyak filosofi yang gue belajarin dari dia. Bukan soal religius ya, no no no... ini filosofi hidup secara umum.

1. My life is none of my business. It's in the hands of God.

Itu kata-kata dia waktu ngebawain kuliah di St Thomas  Acquinas College di taon 2012. And its true! Hidup kita bukan urusan kita... karena arah hidup itu  di tangan Tuhan. Takdir gitu, darlings... Manusia yang merencanakan, Tuhan yang ngatur terjadi atau enggaknya.

Dengan kata lain, ngapain pusing-pusing sampai stress. Berserah aja. Nanti toh Tuhan yang ngatur.

2. I'm not afraid to die. I'm afraid to live and not being sincere.

Sincere alias kejujuran. Orang yang sincere itu orang yang jujur, apa adanya, nggak banyak tipu daya.
Banyak banget orang yang hidup tergantung gimana pendapat orang. Gue inget nonton film yang ceweknya bener-bener nggak tahu makan telor enakan diceplok atau direbus, saking tiap makan telor ngikut apa kata cowoknya. Cowoknya demen telor rebus, ya dia ikutan makan telor rebus.

Gue maybe termasuk yang kayak gitu. Kadang-kadang mau melangkah harus nanya dulu kiri-kanan. mayoritas nyaranin apa, ya ikut ke situ. Gampang terpengaruh lah intinya, which is not good.

Mas Hopkins pernah bilang," What people think of me and say of me, its none of my business." Wow! I wish i could be like that. Well, i'm learning to be like that.

3. Dia menganggap semua orang setara. 

Di saat banyak artis yang cuma menjentikkan jari waktu manggil staff make up, Mas Hopkins bahkan berpidato di Golden Globe tentang betapa pentingnya orang-orang belakang layar seperti para kru, kameraman, make up, sampai kru tukang tarik-tarik kabel dan katering.

Gue cuma orang biasa. Bahkan sebagai awam aja banyak ngeliat orang semena-mena di restoran ke pelayan, sampai ke office boy di kantor. Be humble. Be nice to people. Be equal. Jangan ngebeda-bedain orang.

4. Mas Hopkins menghafal satu puisi seminggu.

Ini dilakukan gara-gara hal sepele : takut pikun! Hey, he's 75 years old. Buset deh. Umur segitu masih main film dan inget script! How amazing!!

Berapa banyak buku yang kita baca dalam seminggu? Sebulan? Setahun?
Nggak ngomong muluk-muluk deh. Baca bible aja suka bolong-bolong! *keplak self*

Mesti rajin nih... gue kudu rajin... *pukpukpuk*

5. The last and most important : He apologize when make mistakes.

Masa muda Mas Hopkins penuh dengan  masalah, saking dia tukang mabok dan tukang berantem. Now that he's old, dia cari satu-satu tuh orang yang pernah dia sakitin, lalu minta maaf.

Sorry seems to be the hardest word. Yep. Berapa banyak sih dari kita yang anti banget sama permintaan maaf. Gue punya beberapa anak buah di kantor, dan gue nggak pernah ragu untuk mengakui kalo gue bikin salah di hadapan mereka. Toh manusiawi laaah... Kecuali bagi yang udah upgrade diri jadi malaikat, baru nggak pernah bikin salah.

Sekian. Hahahaha!!

Komentar